Dulu banget, Dulu, dan Sekarang

Posted in Curah Rasa, Curah Ide, Miscellaneous

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10
A, B, C, D, E
000.000.000.000


Dulu waktu jaman SD, SMP dan SMA, saya mengejar ANGKA yang paling tinggi. Karena sangat ajaib kalau dapet angka 10, yang berarti "betul semua", maka dapet angka 9 itu berarti "pintar", dan dapet 3 itu berarti "bodoh" alias "goblok" alias "dungu". Beranjak ke bangku kuliah, sedikit terbalik, saya mengejar HURUF yang paling awal. Dapet "A" itu berarti "jenius", dan dapet "D" itu berarti "perilaku lu masih SMA". Lepas dari kuliah dan akhirnya bekerja, makin aneh dan makin terbalik, saya tidak lagi mengejar ANGKA-ANGKA dan HURUF-HURUF tersebut, yang saya kejar adalah 0 (nol). Makin banyak 0 nya berarti makin bagus dan makin sejahtera. Makin sedikit 0 nya berarti makin melarat. Nol (0) di SD, dan SMP, dan SMA berarti "mending lu jadi pemulung aja". Nol (0) di kuliah gak ada artinya sama sekali, gak bagus, dan juga gak jelek.

Life. 


Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://rizalrenaldi.blogsome.com/2008/06/15/dulu-banget-dulu-dan-sekarang/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

What do you think?

To preventing spam, all comment require my moderation. Your comment will not appear, before I allow it. If you don't see your comment appear in 2 days, it means your comment has been killed, because it's identify as a spam. Thank you.



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.