15
06/08
Dulu banget, Dulu, dan Sekarang
Posted in Curah Rasa, Curah Ide, Miscellaneous1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10
A, B, C, D, E
000.000.000.000
Dulu waktu jaman SD, SMP dan SMA, saya mengejar ANGKA yang paling tinggi. Karena sangat ajaib kalau dapet angka 10, yang berarti "betul semua", maka dapet angka 9 itu berarti "pintar", dan dapet 3 itu berarti "bodoh" alias "goblok" alias "dungu". Beranjak ke bangku kuliah, sedikit terbalik, saya mengejar HURUF yang paling awal. Dapet "A" itu berarti "jenius", dan dapet "D" itu berarti "perilaku lu masih SMA". Lepas dari kuliah dan akhirnya bekerja, makin aneh dan makin terbalik, saya tidak lagi mengejar ANGKA-ANGKA dan HURUF-HURUF tersebut, yang saya kejar adalah 0 (nol). Makin banyak 0 nya berarti makin bagus dan makin sejahtera. Makin sedikit 0 nya berarti makin melarat. Nol (0) di SD, dan SMP, dan SMA berarti "mending lu jadi pemulung aja". Nol (0) di kuliah gak ada artinya sama sekali, gak bagus, dan juga gak jelek.
Life.





